Pages

Senin, 12 Maret 2018

BISNIS FRANCHISE "NYOKLAT"



Franchise Business
Nyoklat Klasik”

 

D
I
S
U
S
U
N

OLEH :

ALBERT
KLEMENTINO ROYNALDO

PROGRAM STUDI : MANAJEMEN
STIE MDP BUSINESS SCHOOL Tahun 2017/2018
Jalan Rajawali 14, Palembang - Sumatera Selatan, 30113
TEL: 0711-376-400 / FAX: 0711-376-365 kuliah[at]mdp.ac.id


Laporan Hasil Review Bisnis Waralaba / Franchise di Kota Palembang

Profil Usaha :
Nama Bisnis Waralaba : Nyoklat Klasik
Alamat : Jl. Parameswara Bukit Baru, Ilir Barat I Palembang, Sumatera Selatan

Profil Pemilik :
Cik Neli merupakan sosok pengusaha yang bertanggung jawab, jujur dan bisa diandalkan. Menurut dia, seorang yang kelahiran Palembang ini, bisnis waralaba adalah suatu usaha yang disalurkan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan lebih mudah. Sebagai seorang pengusaha Cik Neli menggunakan analisis SWOT sebagai strategi bisnisnya. SWOT, merupakan:
-          Strength
-          Weakness
-          Opportunity
-          Threat
SWOT diterapkan dengan cara bagaimana kekuatan (strength) mampu mengambil keuntungan dari peluang (opportunity) yang ada, bagimana cara mengatasi kelemahan (weakness) yang mencegah keuntungan dari peluang (opportunity) yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strength) mampu menghadapi ancaman (threat) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan (Weakness) yang mampu membuat ancaman (threat) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru untuk kompetitor.
Sebelum memiliki bisnis waralaba, Cik Neli hanya berstatus sebagai ibu rumah tangga di keluarganya. Dia juga sosok yang pekerja keras sehingga banyak hal suka dilakukannya, karena kesukaannya terhadap banyak kegiatan akhirnya membuat Cik Neli memulai usaha nya dengan membuka franchise “Nyoklat”.

LATAR BELAKANG USAHA

Di bulan Agustus 2015 (2 tahun lebih usaha sudah berjalan), Cik Neli mengambil peluang untuk membuka franchise “Nyoklat” di Jl. Parameswara Bukit Baru, Ilir Barat I Palembang, Sumatera Selatan.
Alasan Cik Neli dan keluarganya memilih Nyoklat ini dikarenakan harganya cocok antara modal beli franchisenya dengan perkiraan keuntungan yang akan digarapnya, minuman yang disediakan enak dan sesuai di lidah masyarakat, dan rasa modern-classic nya yang unik.
Nyoklat ini sendiri merupakan bisnis waralaba franchise minuman coklat yang membantu banyak orang-orang yang ingin membuka usaha dengan modal yang mumpuni. Tentunya ada fasilitas yang diberikan oleh franchisor kepada Cik Neli yang membeli waralaba Nyoklat ini, diantaranya :
-          1 Booth / Gerobak
-          1 Blender
-          1 Termos es
-          1 Dispenser
-          7 Box untuk stok racikan
-          1 Parutan untuk keju / coklat batang
-          1 Toping (keju, coklat, cola, oreo, jelly, kacang)
-          500 sachet rasa original, choco ginger, choco milk, choco coffe, choco cheese, choco nut, choco oreo, choco jelly, choco cola, choco mix all varian
-          250 Cup ice
-          250 Cup hot
-          500 sedotan ice & hot
-          500 tutupan ice & hot
-          5 Coklat batang 500 gram
-          1 pack kresek take away single
-          1 set roll banner
-          2 seragam
-          2 lembar daftar menu
-          1 DVD
-          1 Toples Jelly

Nyoklat memiliki cukup banyak cabang tentunya di kota Palembang dan tersedia 3 paket, diantaranya ada Paket Gold yang konsepnya bloking area, Paket Minibar dengan konsep Mini Cafe, dan Paket Silver paket terlaris yang konsepnya gerobak jual, Cik Neli membeli franchise Nyoklat dengan paket Silver dan booth yang dibuka didepan Indomaret karena menurutnya banyak orang berkunjung ke minimarket agar sekaligus bisa membeli minuman segar seperti Nyoklat Klasik ini.

KESULITAN :
-          Menunggu beberapa bahan yang harus dikirim melalui pusat.
-          Jika pesanan banyak, menyiapkan pesanan yang memerlukan waktu yang cukup lama karena hanya bekerja sendiri.
-          Pengiriman khusus melalui jalur udara menghabiskan biaya yang cukup mahal.

PELUANG :
Cik Neli membuka Nyoklat di Palembang dikarenakan masyarakat Palembang sekarang sudah mulai konsumtif dan lebih mengikuti gaya hidup masyarakat modern, hal ini terbukti dengan banyak nya restoran/cafe baru di Palembang dan apa yang di konsumsi masyarakat sekarang cukup beragam. Cik Neli mengambil lokasi di Jl. Parameswara Bukit Baru, Ilir Barat I Palembang dikarenakan lokasi dekat dengan minimarket, sehingga orang yang berbelanja bisa bersantai sekaligus di sana, dan juga anak-anak yang suka jajan cukup banyak. Selain itu, menurut Cik Neli daerah itu sangat strategis jika ada pesanan dari Go-Jek, akses ke kota sangat mudah. Dan juga ada potensi untuk membuka lebih dari 1 tempat, karena dikawasan daerahnya hanya dia yang menjual Nyoklat sehingga belum ada pesaing kuat.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

KELEBIHAN :
-          Harga sangat terjangkau
-          Minuman yang sudah punya brand image yang cukup baik
-          Produk yang sifatnya dikonsumsi berulang-ulang
-          Minuman topping yang murah
-          Coklat punya banyak manfaat kesehatan, seperti menghaluskan kulit, mengurangi resiko kanker, kesehatan mata,mencegah penyakit jantung dll, jadi ini minuman yang ada manfaatnya.
-          Bisa dikonsumsi oleh semua kalangan
-          Kalau cuaca dingin, Nyoklat menjual minuman “hot” (tidak terpengaruh musim)
-          Free royalti, tidak perlu menyetor omzet yang didapat

KEKURANGAN :
-          Kalau hujan pengunjung sepi
-          Terkadang konsumen mengeluh kalau pesanan yang disajikan lama
-          Dikenakan biaya tahunan sebagai ganti biaya pemeliharaan web, iklan, promosi

Ada beberapa aspek penting dari hasil wawancara kami dengan Cik Neli dalam menjalankan waralaba Nyoklat, diantaranya :


ASPEK PRODUKSI
1.      Produk dan Kegunaan Produk
-          Choco ginger, Choco milk, Choco coffe, Choco cheese, Choco nut, Choco oreo, Choco jelly, Choco cola, Choco mix all varian
-          Guna produk untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat semua kalangan seiring perkembangan zaman / tren
-          Untuk menikmati minuman yang nikmat dengan harga yang murah
-          Produk bersifat menawan dan terkesan modern

2.      Proses Produksi
-          Input bahan baku : 1 sachet Nyoklat (rasa sesuai pilihan), es batu, air matang, topping
-          Proses : masukkan es batu sebanyak volume cup, masukkan air mineral, dan juga 1 sachet Nyoklat kedalam blender lalu diblender sampai halus. Tuang kedalam cup dan diberi topping.
-          Output Produk : dilakukan dengan menjual produk kepada konsumen masyarakat sekitar.


ASPEK PEMASARAN

Dalam menjalankan suatu bisnis, tidak mungkin elemen pemasaran ditiadakan didalamnya. Yang dilakukan Cik Neli adalah dengan membaur kepada masyarakat sekitar sambil menceritakan bisnisnya pada warga. Sehingga konsumen mulai berdatangan, dan pemasaran dari mulut ke mulut (mouth to mouth) secara tidak langsung akan tercipta.

ASPEK KEUANGAN

Permodalan yang digelontorkan oleh Cik Neli untuk memulai bisnis waralaba Nyoklat ini adalah 12 juta rupiah. BEP (Break Event Point) / kembalinya modal yang akan diterimanya adalah selama 3 bulan sejak dimulainya usaha. Dan pendapatan perhari yang diterimanya sebesar 200-300 ribu rupiah tergantung ramainya pelanggan yang memesan. Untuk harga jual mulai dari 6.000-8.000 rupiah/cup. Dalam sebulan bisnis ini mampu menghasilkan 6-8 juta keuntungannya. Tentunya sistem keuangan yang dilakukan Cik Neli ini adalah dengan mencatat keuntungannya harian melalui pembukuan.